Partai Tidak Demokratis Berbahaya

Partai politik nasional yg tidak konsisten dengan Demokrasi, tidak konsisten dengan platform perjuangan partai dapat menjadi alat intimidasi terhadap masyarakat daerah. 

Hal ini akan mengancam otonomi, desentralisasi dalam kepemimpinan negara. Idealnya 25 tahun setelah merdeka sebuah negara sudah harus memberikan otonomi penuh kepada daerah. 

Jika rakyat daerah ingin mengurangi kesenjangan pusat dan daerah maka sistem kepemimpinan partai politik yang paling utama harus dijaga khususnya terkait kewenangan Pimpinan Wilayah dan Daerah serta penegakan aturan agar tidak terjadi konspirasi kepentingan kelompok yg merugikan kepentingan rakyat di daerah. 

Lobby atau kedekatan hubungan pribadi antara pejabat daerah dan pusat seringkali menghancurkan aturan hukum dan peraturan lainnya dan akhirnya rakyat daerah akan diintimidasi oleh orang-orang yg dipercaya oleh pusat dan melakukan sesuatu yg diinginkan pusat termasuk menggilas org yg bertentangan dengan mereka.

Pertanyaan saya, Apakah ini pola dari sustem penjajahan atau bukan?????

Jawabannya, itulah penjahan masyarakat daerah yang sesungguhnya. Kalau ada orang politik di Aceh yang tidak paham mengawal demokrasi dalam partai politik???

Mereka adalah orang politik yang sangat lemah dan tidak bisa diharapkan untuk memperjuangkan perubahan nasib rakyat Aceh, walaupun mereka sebagai pimpinan pusat namun sesungguhnya mereka tidak mengerti apa yg harus diperjuangkan dalam berpolitik partai...

Salam..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Dengan Istilah Petugas Partai dalam Politik Pemilihan Presiden?

Warga Terjajah Atau Merdeka Tergantung Pemikirannya, Pemikir Wilayah Tandus Melahirkan Nabi, Pemikir Wilayah Dingin Banyak Penemu Teknology Dunia

Rakyat Aceh Miskin, Akibat Mentalitas Pemimpin Korup